Demo Berujung Ricuh, Kepala BLK Sebut Demonya Salah Alamat

Metro21 Dilihat

Konasaranews.com, Kendari – Kericuhan terjadi di depan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Kendari, hal ini terjadi dipicu demonstran terlibat adu mulut dengan aparat kepolisian yang mengamankan demonstrasi. Kamis, 18 Maret 2021.

Sejumlah mahasiswa yang menuntut Pokja dan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk membatalkan hasil lelang pekerjaan Workshop Las dan Otomotif Mobil.

Sehingga, Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu menanggapi hal tersebut bahwa harus dipahami Pokja bekerja secara independen tanpa pernah pihak BLK tidak dapat intervenksi.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke-78 Tahun, Polda Sultra Tanam 780 Bibit Pohon

“Mereka bekerja melaksanakan proses lelang pengerjaan workshop dan oleh Kepala BLK Kendari membiarkan itu tanpa harus dicampuri,” jelasnya, Jumat saat dikonfirmasi melalui via telfon, Jumat, 19 Maret 2021.

Demonstrasi yang dilakukan merupakan salah alamat. Seharusnya masa aksi menyuarakan di Kementerian Ketenaga Kerjaan RI bukan di Kantor BLK Kendari.

Dimana, pihak Pokja bekerja secara kolektif kolegial, dimana langsung berkoordinasi dari Kementerian dan pengambilan keputusan itu di Kementerian.

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

“Demonya salah alamat karena yang kendalikan Pokja ini Kepala ULP Kementerian Ketenaga Kerjaan bukan Kepala BLK,” ungkapnya.

Katanya, untuk mekanisme telah berbeda
ditahun 2020 dan 2021 yang dimana sebelumnya itu pengangkatan dan pembentukan tim Pokja dilakukan oleh Kepala BLK Kendari.

“Saat ini anggota Pokjanya sudah digabung dua dari ULP Kementerian Ketenagakerjaan serta tiganya dari sini dan koordinasinya bukan sama Kepala BLK lagi tapi langsung di Kementerian,” katanya.(cr4)

Komentar