Ruksamin Dilantik Jadi Ketua DPW KSBN Sulawesi Tenggara

Budaya107 Dilihat

KENDARI – Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN Eng dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2023-2028.

Ruksamin dan 59 pengurus DPW KSBN Sultra dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KSBN Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji di salah satu Hotel di Kendari, Selasa (16/5/2023).

Dalam rangkaian kegiatan ini, berbagai tarian seni dan budaya dari Sabang sampai Merauke ditampilkan untuk menghibur tamu.

Kepada seluruh pengurus DPW KSBN Sultra, Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji berharap budaya yang ada di Bumi Anoa bisa dirawat dan terus dilestarikan.

“Sulawesi Tenggara kaya dengan nilai-nilai, hampir semua jenis tarian ada di Sulawesi Tenggara. Kebudayaan itu harus tersirawan, undang-undang tentang kemajuan kebudayaan itu perintah dari negara yang harus dijalankan oleh pemerintah dan masyarakatnya,” ujar Ketua DPP KSBN.

Sementara itu, Ruksamin mengucapkan rasa syukurnya atas terbentuknya DPW KSBN Sultra.

“Alhamdulillah hari ini kita sangat berbahagia sekali, KSBN ini yang pertama di Sulawesi dan langsung kita dilantik,” ucap Ruksamin.

Bupati Konawe Utara ini mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan rapat kerja untuk menentukan program KSBN Sultra kedepannya.

“Waktu dekat kita akan rapat kerja dulu, untuk menentukan program kerja karena di dalamnya banyak sekali bukan hanya itu budaya itu sendiri tapi seni yang paling banyak,” kata Ruksamin.

Ia mengungkapkan, terbentuknya KSBN Sultra merupakan wadah untuk terus menggali sumberdaya budaya yang ada di Bumi Anoa agar dikenal hingga kanca nasional maupun internasional.

“Sumberdaya di Sulawesi Tenggara ini bukan hanya sumberdaya alam, sumberdaya alam kita gali untuk kesejahteraan masyarakat tapi semakin digali semakin habis berbeda dengan sumberdaya budaya kita yang ada sekarang semakin digali semakin menampakkan siapa Sulawesi Tenggara sebenarnya,” ungkap Ruksamin.

Laporan : Hardiyanto

Komentar