Pengurangan Resiko Bencana APEKSI Komwil VI Selenggarakan Workshop

Kendari, Metro26 Dilihat

KENDARI – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Komisariat Wilayah VI (Sulawesi, Maluku, Papua) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palu dalam sebuah workshop guna pengurangan resiko bencana.

Kegiatan ini bertemakan “Mitigasi dan Sinergitas Dalam Mengurangi Resiko Bencana”, diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, mulai tanggal 13 – 15 Juli 2022 dan turut dihadiri Walikota Kendari, Zulkarnain.

Zulkarnain menyampaikan, kegiatan ini sangat berguna bagi pemerintah kota guna menanggulangi resiko bencana pada wilayah Kota Kendari.

“Workshop yang kami hadiri hari ini sangat berguna bagi kita di Kota Kendari dalam meningkatkan pemahaman atas seluk beluk kebencanaan, dan tentunya meningkatkan kesiapan kota-kota yang tergabung dalam APEKSI Komwil VI dalam mengurangi resiko bencana,” Katanya pada Rabu, (14/7/22).

Ia juga menjelaskan, banyak hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan ini, salah satunya merumuskan langkah-langkah strategis dalam upaya metigasi bencana.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke-78 Tahun, Polda Sultra Tanam 780 Bibit Pohon

“Yang terpenting memperluas sinergi antar kota anggota APEKSI Komwil VI dalam mengurangi resiko Bencana,” ujar Walikota Kendari.

Sementara itu, Ketua APEKSI Komwil VI, Capt Ali Ibrahim menuturkan dalam pemaparannya, kegiatan workshop kali ini merupakan dalam rangka peningkatan kesiapan kota-kota yang tergabung dalam APEKSI Komwil VI dalam mengurangi resiko bencana.

“Pemerintah Kota Palu juga akan membawa kita melihat hasil dari pemulihan akibat bencana yang terjadi di tahun 2018 lalu,” paparnya.

Ditempat yang sama, Direktur Strategi Penanggulangan Bencana, Agus Wibowo menuturkan, jika trend bencana dari tahun ke tahun mengalami kenaikan.

Kata dia, 98 persen bencana yang sering terjadi di Indonesia antara lain banjir, banjir bandang, tanah longsor, puting beliung.

“Bencana adalah peristiwa yang sering berulang dan alami, dan seluruh wilayah di Indonesia rawan bencana,” jelasnya.

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Dr Marten A.Taha, Wakil Dewan Pengurus APEKSI menuturkan alasan Kota Palu dipilih sebagai pelaksanaan workshop, karena daerah tersebut punya pengalaman dalam recovery, perubahan iklim maupun pengurangan resiko bencana.

“Malam hari ini saya diberi mandat untuk mewakili APEKSI Pusat dalam menyampaikan sambutan pembukaan Workshop Pengurangan Resiko Bencana, yang dilaksanakan Komwil VI yang dilaksanakan di Kota Palu malam ini,” ungkapnya.

Dari informasi yang diperoleh awak media, kegiatan workshop selain mendengarkan pemaparan dari Direktur Strategi Penanggulangan Bencana, Agus Wibowo, materi presentase disampaikan juga oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana Kota Palu, Paradigma Pengelolaan Bencana di Indonesia, Wali Kota Palu, Recovery Palu Pasca Bencana, serta Sesi Brain Storming : Mitigasi dan Sinergitas dalam Mengurangi Risiko Bencana, yang akan disampaikan oleh, Kalaksana BPBD Kota Palu.

Lapotan : Idn

Komentar