Terinspirasi dari Youtube, Remaja di Kendari Kedapatan Miliki Busur

Hukum, Kendari, Metro48 Dilihat

KENDARI – Pasangan muda mudi di Kota Kendari terkena operasi pengamanan dalam menyikapi maraknya kasus pembusuran yang menjadi keresahan masyarakat.

Diantara remaja tersebut kedapatan membawa sejumlah anak busur dan senjata tajam (sajam) berupa parang.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan pasangan muda mudi di sebuah penginapan di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Rabu, 18 Mei 2022, sekitar pukul 00.30 Wita.

Lebih lanjut, pelaku berinisial A (23) dan ARH (15), dari keduanya kedapatan memiliki senjata tajam (Sajam) berupa anak panah busur dan parang.

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

“Dari tangan ARH polisi menyita 4 anak busur dan 2 buah katapel, sementara dari tangan inisial A, polisi menyita 1 buah parang, diamankan ditempat yang sama,” ungkapnya.

Dihadapan polisi, ARH mengaku membuat busur itu, menggunakan gurinda dengan menonton tutorial video Youtube.

“Pengakuannya menemukan ilmu membuat busur ini dari Youtube, tapi kami tetap masih kembangkan,” jelasnya.

ARH mengaku membawa busur hanya untuk berjaga-jaga, dan tidak digunakan untuk membusur. Sedangkan A mengaku satu buah parang merupakan milik temannya.

BACA JUGA :  Diduga Cemari Laut, Tongkang Yang Karam di Konservasi TWAL Labengki Diadukan ke Polda Sultra

“Masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah pelaku ini terlibat dalam penyerangan malam hari atau tidak,” jelasnya.

Fitrayadi menambahkan selain kedua pelaku, pihaknya juga mengamankan dua teman perempuan di dalam kamar penginapan.

“Saat ini, kedua terduga pelaku dan teman wanitanya sedang menjalani pemeriksaan di Polresta Kendari,” pungkasnya.

Laporan: Ardiansyah

Komentar