Hindari Angka Kecurangan, Pemkab Konut Gelar Bimtek Manajemen Risiko

Kendari, Metro32 Dilihat

KENDARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) melalui Inspektorat Konut menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sultra melakukan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) manajemen risiko.

Hak tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 2021 tentang perencanaan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Kegiatan juga dibuka langsung oleh Bupati Konut H. Ruksamin, yang berlangsung diikuti Kepala OPD, Kepala Bidang, dan Pejabat Pelaksana Teknis ditiap OPD lingkup Pemda Konut, Jumat, 24 Maret 2022.

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Bupati Konut, H. Ruksamin mengatakan melalui kegiatan Bimtek manajemen risiko tersebut, tingkat kecurangan dalam pengelolaan keungan daerah ditiap OPD dapat berkurang.

“Apa yang kita lakukan hari ini untuk mengurangi angka kecurangan. 1000 orang inspektorat pun tidak akan  bisa selesai kalau bukan  dari diri kita yang berupaya mengurangi,” ucapnya.

Ruksamin berharap, agar OPD mampu bekerja dengan efektif dan efisien serta mengurangi tingkat kecurangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Untuk meningkatkan citra pemerintah daerah secara keseluruhan dalam mencapai visi Konawe Utara yang lebih sejahtera dan berdaya saing (Konasara),” harapnya.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke-78 Tahun, Polda Sultra Tanam 780 Bibit Pohon

Olehnya itu, Bupati kembali berharap di masa kepemimpinanya  tujuan Konasara dapat diterapkan di setiap OPD.

Sementara itu, Kepala BPKP perwakilan Sultra, Nani Ulina Kartika Nasution memberikan apresiasi pada Pemda Konut, khususnya Bupati yang mau menerapkan manajemen risiko dalam mengawal agenda strategisnya.

“Kami apreaiasi pada Pemda Konut, yang telah melaksanakan bimtek manajemen resiko. Di daerah Sultra baru Kota Kendari, Bombana, Konut yang melakukan Bimtek ini,” katanya.

Redaksi

Komentar