Kapolda Pimpin Apel Pasukan Operasi Patuh Anoa tahun 2021 

Metro21 Dilihat

KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol Yan Sultra Indrajaya memimpin apel pasukan Operasi Patuh Anoa tahun 2021, di Lapangan Upacara Mapolda Sultra, Senin, 20 September 2021.

Operasi Patuh Anoa ini akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 29 September sampai dengan 3 Oktober 2021 mendatang. Hal ini bertujuan meningkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes) dan tertib berlalu lintas dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Hal ini salah satu upaya Polri dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat yang dilaksanakan dengan melalui pendekatan persuasif dan edukatif terutama dalam rangka penekanan penularan Covid-19 di Jalan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke-78 Tahun, Polda Sultra Tanam 780 Bibit Pohon

Sehingga, pihaknya juga berharap, akan adanya beberapa kegiatan seperti giat edukasi Prokes dan tertib berlalu lintas berupa bakti sosial (baksos), bagi masker, serta pemasangan stiker ayo pakai masker.

“Kegiatan pelayanan masyarakat, dan kegiatan penerangan dan penyuluhan kepada masyarakat tentang Prokes dan cara aman berlalu lintas serta saling membantu dengan masyarakat yang lain,” ungkapnya.

Menurut putra daerah ini, kegiatan ini juga dapat menurunkan angka kecelakaan lalulintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri, dan menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di Provinsi Sultra.

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

“Kegiatan dilakukan dengan cara memberdayakan fungsi Dikmas Lantas secara optimal, penerangan masyarakat di media cetak maupun elektronik serta pelayanan informasi lalu lintas melalui menajemen Media Lantas Polda Sultra sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna jalan,” tuturnya.

Apel ini juga turut hadir Danrem 143/HO, Danlanal Kendari, Danlanud Haluoleo Kendari, Pejabat Utama Polda Sultra, Kadis Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kadis Kesehatan Provinsi Sultra, dan Kadis Sumber Daya Air dan Binamarga Provinsi Sultra.

Laporan: Ardiansyah

Komentar