Kanwil Kemenkumham Sultra Lakukan Aksi Bersih Dipermasyarakatan

Kendari, Metro61 Dilihat

KENDARI – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan bersih-bersih lembaga pemasyarakatan, Jumat (17/3/2023).

Kegiatan ini dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke 59 dan melibatkan sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH) yaitu pihak BNN Provinsi Sultra, TNI dan Polri.

Beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan jajaran Kemenkumham Sultra yang diperiksa diantaranya Lapas Kendari, Rutan Kendari, LPKA Kendari, LPP Kendari, Lapas Baubau, Rutan Kolaka, Rutan Raha dan Rutan Unaaha.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke-78 Tahun, Polda Sultra Tanam 780 Bibit Pohon

Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra, Silvester Sili Laba mengatakan, pihaknya tidak menemukan barang-barang yang membahayakan bagi keamanan dan ketertiban Lapas maupun Rutan.

“Dari hasil penggeledahan seluruh Lapas/Rutan se-Sultra tidak ditemukan barang-barang yang berbahaya. Permintaan saya untuk Lapas dan Rutan hati-hati terhadap narkoba, berikan pelayanan yang humanis,” kata Silvester, Jumat (17/3).

Dengan melibatkan, APH dalam penggeledahan tersebut menurutnya bentuk keterbukaan Kemenkumham dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban jajaran pemasyarakatan.

Ia juga berkomitmen akan terus mewujudkan Lapas maupun Rutan Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba).

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

“Saya atas nama pimpinan di Kemenkumham Sultra, berterima kasih kepada seluruh APH yang bersinergi dengan kami. Tujuan kita adalah untuk mewujudkan tiga kunci pemasyarakatan maju yakni melakukan deteksi dini, pemberantasan narkoba, serta membangun sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, pihak TNI-Polri dan BNN berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut. Mereka komitmen untuk bersama-sama mewujudkan ketertiban dan keamanan di jajaran pemasyarakatan se-Sultra.

Laporan : Hardiyanto

Komentar