BPOM Sultra Sambangi Bombana, Ini yang Dilakukan

Metro47 Dilihat

BOMBANA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyambangi Kabupaten Bombana guna memeriksa prodak makanan di pasar sore dan masjid raya jelang Idul Fitri, Jumat 8 Mei 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Bombana, Sunandar menuturkan, kehadiran BPOM sangat penting dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya produk pangan selama Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2021.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke-78 Tahun, Polda Sultra Tanam 780 Bibit Pohon

“Dengan pengawalan BPOM terhadap keamanan pangan selama bulan ramadhan, diharapkan dapat menjaga ketenangan dan kekhusyukan masyarakat muslim dalam beribadah,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPOM Sultra Yoseph Nahak Klau mengatakan, Tmtarget intensifikasi pengawasan difokuskan pada pangan olahan aman dari bahan bahan berbahaya Tanpa Izin Edar (TIE).

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Serta pangan jajanan berbuka puasa (takjil) yang kemungkinan mengandung bahan berbahaya antara lain formalin, boraks, dan pewarna yang di larang.

“Dari hasil pemantauan. 23 olahan makanan di pasar sore dan 8 sampel di sekitar mesjid raya Bombana, Alhamdulilaah aman dikonsumsi,” ujarnya.

Laporan : Muis

Komentar