Buruh Kontainer di Kendari Tewas Tertindih Kayu

Peristiwa85 Dilihat

KENDARI – Seorang pria bernama Juhanis warga Kelurahan Talia, kecamatan Abeli, Kota Kendari meninggal dunia usai mengalami kecelakaan kerja saat hendak mengangkut kayu.

Perisitiwa nahas itu terjadi di Jalan 40 Kelurahan Talia pada Minggu 04 Desember 2022 sekitar pukul 16.00 Wita.

Kejadian bermula, saat korban bersama rekan-rekan kerjanya memuat kayu bulat ukuran panjang dua meter untuk dimasukkan ke dalam kontainer.

“Saat itu korban sedang bekerja memuat kayu bulat ke dalam kontainer dengan upah borongan sebesar Rp2,5 juta per kontainer,” kata Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman.

BACA JUGA :  Tongkang Muat Ore Nikel Terbalik di Perairan Miniatur Raja Ampat Labengki

Kemudian, sekitar pukul 12.00 Wita, korban dan rekannya sedang beristirahat untuk salat dan makan siang, sementara kondisi di lokasi saat itu sedang hujan.

Usai beristirahat, sekitar pukul 15.30 Wita korban dan lainnya melanjutkan pekerjaannya untuk memuat kayu bulat ke dalam kontainer.

“Namun saat proses pemuatan kayu bulat sudah mencapai sekitar 90 persen, tiba-tiba kayu penyanggah tiang jack kontainer patah sehingga kontainer terguling,” kata Kapolresta.

Perwira polisi berpangkat tiga melati di pundaknya itu menjelaskan, korban yang berada di pintu kontainer berhasil melompat keluar namun tertindih kayu pada bagian kaki, sedangkan tiga orang rekannya masih berada di dalam kontainer.

BACA JUGA :  Tongkang Muat Ore Nikel Terbalik di Perairan Miniatur Raja Ampat Labengki

Tak lama kemudian, warga sekitar membantu mengevakuasi para korban yang berada didalam kontainer. Setelah dievakuasi para korban dilarikan ke rumah sakit.

“Sesampainya di ruang IGD RSU Santa Anna Kendari, Juhanis dinyatakan meninggal dunia dan korban yang lain dalam penanganan medis,” jelasnya.

Kombes Pol Eka menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan asal usul kayu tersebut.

“Jenazah korban sudah dibawa ke rumah saudaranya untuk disemayamkan,” tutupnya.

 

Laporan : Renaldy

Komentar