Pastikan Bersih Dari Narkoba, PT BSJ Gelar Kegiatan Tes Urine Seluruh Karyawan

Daerah, Konawe Utara60 Dilihat

KONAWE UTARA – PT Bumi Sentosa Jaya (PT BSJ) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk melakukan tes urine bagi seluruh karyawan perusahaan yang beroperasi di Desa Boedingi Kecamatan Lasolo Kepulauan, Konawe Utara itu sejak tanggal 4 sampai 5 Juli 2024.

Manajer Operasional PT BSJ, Kamrin mengatakan, tes urine yang dilakukan kepada seluruh karyawan perusahaan dan pihak kontraktor PT Jaga Aman Sejahtera dengan menggandeng BNN Sultra merupakan komitmen perusahaan dalam memberantas peredaran narkoba.

“Ini bentuk kerjasama dan komitmen PT BSJ dengan BNN dalam upaya memberantas bahaya narkoba,” kata Kamrin.

BACA JUGA :  PT Indonusa Arta Mulya Diduga Fasilitasi Keluarnya Ore nikel Ilegal di Pit 90

Lanjut Kamrin, apa yang dilakukan PT BSJ kepada seluruh karyawan karena pihak perusahaan mengetahui jika sektor pertambangan terjadi perputaran uang dan siklus kerja yang sangat tinggi.

“Di situ tidak menutup kemungkinan ada potensi penyalahgunaan narkoba. Untuk itu PT BSJ berkomitmen perang terhadap peredaran narkoba yg dapat merusak anak bangsa, melalui kegiatan tes urine karyawan dan penyuluhan bahaya narkoba kerjasama dengan BNN Sultra,” terangnya.

Sementara itu, Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Sultra, Indrayani sangat mengapresiasi yang dilakukan PT Bumi Sentosa Jaya.

BACA JUGA :  Telan Anggaran Rp631,5 Juta, Direktur Eksekutif Explor Anoa Oheo Tantang Kejati dan Polda Sultra Periksa Proyek Peningkatan Jalan di Desa Bungguosu Konut

“Kami sangat mengapresiasi PT BSJ dalam mewujudkan perusahaan bersih dari penyalahgunaan narkoba. Diharapkan para pekerja berperilaku hidup sehat dan produktif tanpa narkoba, dalam hal ini berdampak pada produktifitas usaha dan kemajuan perusahaan itu sendiri,” ujarnya.

Sasaran program perusahaan bersinar atau bersih narkoba lingkungan tempat kerja, para pekerja, para keluarga pekerja dan lingkungan masyarakat sekitar perusahaan harus terus didorong.

Redaksi

Komentar