Tuntut Pemberdayaan, Ratusan Warga Konut Geruduk Kantor PT Antam di Kendari

Kendari, Metro236 Dilihat

KENDARI – Ratusan warga Kabupaten Konawe Utara (Konut) geruduk kantor PT Antam Tbk UBPN di Kota Kendari, Kamis, 23 Februari 2023.

Ratusan masyarakat lokal tersebut mengatasnamakan diri dari Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Konut dan Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua DPW ISAA Sultra, Albar Sanggo meminta PT Antam Tbk untuk mengikut sertakan dan membuka ruang kerjasama kepada pengusaha lokal dibidang keagenan kapal yang tergabung di DPC ISAA Konawe Utara.

BACA JUGA :  Dugaan Pencemaran Lingkungan PT TBS Terus Bergulir, DPRD Sultra Bakal Bentuk Pansus

“Kami mendesak Direktur Utama PT Antam untuk mencopot General Manager dan seluruh unsur pimpinan PT Antam UPBN Konut karena diduga melakukan afiliasi dengan perusahaan untuk menangani pekerjaan yang diduga bertabrakan dengan Undang-undang Nomor 03 Tahun 2020 Tentang Minerba,” kata Albar Sanggo.

Lanjutnya, apabila tuntutan pengusaha lokal hari ini tidak diindahkan maka pihaknua akan menduduki lokasi pertambangan PT Antam Tbk hingga tidak memperkenankan ada aktivitas didalamnya.

BACA JUGA :  DPW Pekat IB Sultra Endus Dugaan Penyalahgunaan Aliran Dana Alokasi dan Operasional Tahun 2024

Sampai berita ini ditayangkan belum ada pihak PT Antam yang menemui masa aksi. Sehingga ratusan masyarakat lokal Kabupaten Konut tersebut masih menduduki kantor PT Antam Tbk UBPN Konut yang berada di Kota Kendari.

 

Laporan : Renaldy

Komentar