Guru dan Siswa Kompak Laporkan Oknum Kepsek SMAN 1 Wawotobi ke Dikbud Sultra

KENDARI – Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Wawotobi berinisial SH, diadukan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

SH (Kepsek_red), diadukan oleh puluhan siswa, guru dan staf terkait dugaan tindak asusila. Salah satu yang menjadi korban asusila berinisial R, yang tak lain merupakan guru SMAN 1 Wawotobi.

R mengaku jika peristiwa tersebut dilakukan saat dirinya mengikuti pelatihan di sebuah hotel di Kota Kendari beberapa waktu lalu.

“Saat itu, saya lagi baring dalam kondisi tengkurap kemudian Kepsek tersebut langsung menaiki punggung saya,” ucapnya saat ditemui di Dikbud Sultra usai mengadukan oknum Kepsek, Senin (10/10/2022).

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke-78 Tahun, Polda Sultra Tanam 780 Bibit Pohon

Dugaan tindakan asusisal juga diterima siswa SMAN 1 Wawotobi berinisial HA. Dia mengaku juga pernah diajak untuk memuaskan nafsu birahinya.

Bahkan, HS dan rekannya pernah mendapatkan ancaman dari oknum Kepsek tersebut untuk melakukan hubungan terlarang.

“Dia suruh saya. Tapi saya suruh temanku untuk lakukan hubungan badan. temanku diancam pake parang jika dia tidak ikutkan maunya maka dia akan dipotong,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan bahwa ia juga sempat diberikan uang sebesar Rp200 ribu sebagai upah dari sang oknum Kepala Sekolah.

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

“Dia panggil kami untuk minta dipijat-pijat, tapi sesampainya di dalam ruangan lain yang dia suruh,” jelasnya.

Sementara itu, Pihak Dikbud Sultra bernama Husrin mengatakan, bahwa yang bersangkutan sudah meminta untuk diberhentikan sebagai kepala sekolah dengan alasan kesehatan.

“SH datang dua kali di Dinas Pendidikan untuk menyampaikan permohonan pemberhentian sebagai Kepsek,” singkatnya.

Hingga berita ini ditayangkan, oknum Kepsek berinisial SH belum dapat dikonfirmasi terkait laporan guru dan siswa.

Laporan : Renaldy

Komentar