Sehari Setelah Menikah, Istri Diduga Kabur Bersama Mantan Pacar, Suami Lapor ke Polisi

Kendari, Metro70 Dilihat

KENDARI – Seorang pria bernama Hardin (37) harus menerima kenyataan pahit, pasalnya perempuan yang baru ia nikahi bernama Pebriani (19) diduga kabur sehari setelah menikah dengan mantan pacarnya.

Hardin menjelaskan, kronologi saat sang istri diduga dibawa lari oleh seorang supir mobil yang diduga adalah mantan pacarnya, pada Kamis (22/9/2022).

“Abis pernikahan itu malam dia sendiri yang ajak kesini (Di Kantor Penghubung Konut red) karena alasannya di rumahnya banyak orang dia tidak bisa tidur dan sekitar pukul 11.30 Wita dari Desa Watu-watu Konawe Selatan (Konsel),” jelas Hardin kepada media ini, Minggu (2/10/2022).

Lanjut Hardin, selang bermalam di Kantor Penghubung Konut, tiba-tiba sang istri meminta kepadanya agar mengantar ke Puwatu untuk bertemu dengan temannya.

“Pas paginya hari Kamis tanggal 22 September, dia bilang kak antar saya ke Puwatu ada temanku yang menunggu di sana, jam 5 sore kita jemput saya, pas sampai di sana dia turun mi di jalan dia bilang kak sampai di sini saja terus dia suruh saya pulang,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi Bhayangkara ke-78 Tahun, Polda Sultra Tanam 780 Bibit Pohon

Hardin yang menuruti kemauan sang istri pun langsung pulang dengan rasa curiga.

“Hati kecilku bilang ada yang aneh. Jadi saya kembali lagi, saya lihat ini mobil box sudah ada di pinggir jalan menunggu, saya perhatikan tanpa dia sadari ini istriku dia naik di mobil. Setelah dia balap terus saya kejar sampai di pertigaan, itu mobil dia belok mengarah ke Konut. Karena terlalu laju akhirnya saya berhenti mi kejar dan kembali ke kantor,” beber Hardin.

Hardin menuturkan, setelah tiba di Kantor Penghubung Konut. Dirinya menelpon sang istri untuk menanyakan keberadaannya.

“Saya telpon tanya dia dek kamu di mana dan dia bilang jangan mi cari saya sudah pergi jauh abis itu dia matikan mi telpon ku,” ujarnya.

Hardin mengungkapkan, saat dirinya menelpon, sang istri hanya menjawab bahwa ingin pisah dan tidak mencarinya lagi.

“Biasa juga dia menelpon ke saya itupun dia hanya bilang jangan mi, kita pisah mi saja, kita cerai mi, urus mi surat cerai. Saya bilang jangan ngomong begitu kalau bisa diperbaiki kita perbaiki saja,” ungkap Hardin.

BACA JUGA :  HUT Bhayangkara ke-78 Tahun, Biddokkes Polda Sultra Gelar Bakti Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Lebih lanjut, Hardin mengatakan bahwa dirinya mendapat kabar bahwa sang istri sedang berada di Konut. Namun setelah ia mencari tahu dirinya tidak menemukan sang istri.

Selanjutnya, Hardin bertemu dan berbincang dengan orang tua Pebriani dan dirinya mendapat dukungan apapun langkah yang akan dia tempuh untuk menemukan sang istri.

“Ada katanya pernah dia pacaran dengan sopir mobil itu, inimi yang bawa dia ada fotonya sama saya. Saya sudah lapor mi di Polres Kendari dan sudah masuk laporannya bahwa istri saya diculik dibawa lari sama sopir mobil,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan bahwa dari pengakuan orang tua Pebriani, bahwa sang istri pernah menghilang selama satu bulan sebelum menikah dengannya.

“Seandainya saya tahu dari awal saya tidak akan datang melamar. Dari orang tuanya katanya yang paksa dia menikah,” katanya.

“Harapan saya dia kembali dan ketemu bicara langsung dengan saya apa maunya. Apakah mau lanjut atau cerai saya terima asalkan ketemu langsung,” harap Hardin.

Laporan : To

Komentar