Gegara Ujian Praktek, Seorang Mahasiswa UHO Tewas Terseret Arus di Pantai Batu Gong

Pariwisata81 Dilihat

KENDARI – Seorang Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) dikabarkan tewas usai diterjang gelombang tinggi 1,5 meter. Sementara dua orang lagi dalam proses pencarian.

Sebelumnya ke 11 pengunjung terdapat 9 mahasiswa yang sedang mengikuti ujian praktek Penjaskes di Desa Batu Gong, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dimana seorang bernama Muh Fairuz Nizam dan Robin terseret arus pantai Batu Gong, saat ini Muh Fairuz Nizam telah ditemukan dan Robin masih dalam proses pencarian, tak hanya itu Warga Lokal bernama Muh. Akhir juga ikut terseret arus saat akan memberikan pertolongan kepada korban.

BACA JUGA :  Anton Timbang dan Hugua Bersama Sutradara Asal Belanda Jadikan Wakatobi Pusat Industri Film Dunia

Hal tersebut dibenarkan oleh Humas Basarnas Kendari, Wahyudi yang menjelaskan Insiden yang terjadi Minggu (11/7/21) pukul 17:05 Wita, dimana pihak Bazarnas mendapatkan informasi dari salah seorang warga setempat bahwa telah terjadi insiden pengunjung Pantai Wisata Batu Gong yang terseret arus.

“Saat mendapatkan laporan tersebut kami langsung bergegas untuk menuju ke Lokasi kejadian. Dan setibanya disana pihak kami langsung melakukan pencarian terhadap korban,” ucapnya.

Lanjut, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap dua Korban yaitu Robin dan Muh. Akhir. Dimana satu orang telah ditemukan dengan keadaan tak bernyawa.

BACA JUGA :  Anton Timbang dan Hugua Bersama Sutradara Asal Belanda Jadikan Wakatobi Pusat Industri Film Dunia

“Korban ada 11 orang dan berhasil selamat sebanyak Delapan orang. Dan saat ini kami bersama pihak Kepolisian setempat dan warga masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Lalonggasumeeto, IPTU Kartini Suryaningsih yang juga dikonfirmasi menjelaskan kronologi kejadian tersebut dimana kehadiran para Mahasiswa UHO jurusan Penjaskes di Bato Gong dengan agenda ujian praktek.

“Namun saat ujian berlangsung para mahasiswa dihantam ombak sehingga para mahasisiwa yang sedang ujian sebanyak 10 orang terseret arus,” tuturnya.

Laporan: Ardiansyah

Komentar